RSS

Siapa bilang Pacitan kota sepi dan mati? luangkan waktu jalan-jalan menikmati 1001 goa dan pantai di Pacitan.

Halaman

Sempatkan Diri Minum Air Putih

Misteri Kehebatan Minum Air Putih:
Minuman air putih itu murah dan mudah didapat, tapi berat melaksanakan dengan rutin. untuk itu, mulai hari ini marilah kita membiasakan minum air putih sebanyak-banyaknya (sering), karena didalamnya terdapat misteri yang mungkin kita masih mengabaikannya.

Manfaat minum air putih antara lain:

1. Minum 1 gelas air putih "Sebelum Tidur" : menghindari Stroke dan serangan jantung.
2. Minum 2 gelas air putih setelah "Bangun Tidur" : membantu mengaktifkan organ-organ internal.
3. Minum 1 gelas air putih 30 menit "Sebelum Makan" : membantu pencernakan.
4. Minum 1 gelas air putih sebelum mandi : menurunkan tekanan darah.
Insya Allah masih banyak kasiat minum air putih, apalagi kalau cara minumnya tidak sambil berdiri, maka akan terhindar dari sakit ginjal, kencing batu.
Demi kesehatan, "Jangan Abaikan Minum Air putih"

Pengalaman
"Kakakku sering sakit kepala dan flue, dalam satu minggu pasti beli/minum obat flue, sembuh sebentar, berapa hari sakit lagi. berulangkali juga ke dokter, sembuhnya hanya sementara. Akhirnya dengan membiasakan minum air putih setiap menjelang tidur dan bangun tidur setiap hari semakin banyak...Alhamdulillah sudah tidak pusing lagi, dan tak lagi sering sakit flue"
"Kaki kananku juga pernah sakit berat setiap pagi, apalagi setelah jongkok sulit dipakai berdiri/nyeri" dengan sering minum air putih, Alhamdulillah sembuh dan ringan seperti biasa."

Semoga yang sedikit ini bermanfaat besar bagi Anda tercinta, Wa-llohu bish-showab

Kalau Anda juga pernah punya pengalaman tentang kehebatan minum air putih, saya akan berterimakasih bila Anda berkenan menambahkan dalam catatan ini, agar Pembaca lebih banyak pengalamannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cinta Sejati Satu Istri bukan Nafsu...

MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT???

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis
Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal Dan
Investment,
Beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di
Indonesia .

Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali..

Silahkan baca Dan dihayati.

* MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT *

Buat para suami baca ya..... Istri & calon istri juga boleh..

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja
bahkan sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah
lebih 32 tahun..

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya melahirkan
anak ke empat tiba2 kakinya lumpuhdan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari Pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum,
untunglah tempat usaha Pak suyatno tidak begitu jauh darirumahnya sehingga sianghari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaiandan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi,
Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap
berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar
Dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal is bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu Hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidakada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak....... ...bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" . Dengan air mata berlinang anak itumelanjutkan kata2nya "sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikahlagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati
masa tuaBapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka."
Anak2ku ......... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu,
mungkin bapak akan menikah..... .tapi ketahuilah dengan adanyaibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telahmelahirkan kalian.. Sejenak kerongkongannya tersekat,... Kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya
seperti Ini.

Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana denganIbumu yg masih sakit."

Sejenak meledaklah tangis anak2 Pak Suyatno.Merekapun melihatbutiran2 kecil jatuh dipelupukmata ibu Suyatno .. Dengan pilu ditatapnyamata suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadinara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawatistrinya yg sudah tidak bisa apa2.. Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. DisitulahPak Suyatno bercerita.

"Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,
Tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran,perhatian )
adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya,
dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya
dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..

Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta Kita bersama..Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya Apalagi dia sakit,,,"

Semoga perenungan ini bermanfaat besar bagi Anda, aaammiiin

(Cerita ini kudapatkan dari ustz. Bambang AR)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS