RSS

Siapa bilang Pacitan kota sepi dan mati? luangkan waktu jalan-jalan menikmati 1001 goa dan pantai di Pacitan.

Halaman

tips sehat

Olahraga praktis, efektif, dan tanpa biaya

Sejumlah pakar kesehatan meyakini bahwa berjalan kaki sebanyak sepuluh ribu langkah sama dengan sekitar 7,5 kilometer per hari, ini mampu menyetabilkan tekanan darah dan mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, kanker, serta memperbaiki suasana hati.

Apapun caranya, yang jelas jalan kaki merupakan pilihan latihan fisik yang murah meriah dan praktis untuk masyarakat yang super sibuk.

Anda ajak keluarga(anak/pasangan Anda) saat akhir pekan kira-kira 30 menit saja, bisa juga mensiasati dengan mengambil tempat parkir yang agak jauh saat berbelanja ke super market / saat ke kantor, atau saat turun dari kendaraan umum lebih jauh dikit dari tempat tujuan agar bisa memanfaatkan waktu untuk berjalan kaki. Kalau terpaksa tidak mempunyai waktu untuk jalan kaki seperti itu, tidak ada salahnya Anda cukup berjalan ditempat cukup lima menit setiap jamnya.

Apabila kebetulan dekat pantai, Anda bisa memanfaatkan pasir pantai untuk latihan fisik dengan jalan kaki.

Jalan kaki di atas pasir seseorang dengan bobot 75kg akan membakar sekitar 275 kalori per jam. Makin empuk pasirnya makin berat bebannya. Berjalan di atas pasir membuat otot-otot harus bekerja lebih keras . Ketika kita berjalan, pasir menyerap getaran lebih banyak dibandingkan jalan kaki di atas aspal. Sedangkan untuk mengencangkan paha, Anda dapat berjalan di dalam air sedalam betis sampai pinggang. Inilah cara olahraga yang praktis, efektif, tanpa biaya.

Namun tantangan terberat yang harus dihadapi mungkin dari irama hidup masyarakat perkotaan yang terbiasa bersikap tergesa-gesa ingin serba cepat dan segera selesai. Sikap hidup seperti ini banyak memompa andrenalin dlam darah, sehingga organ tubuh terus menerus berada dalam keadaan siap siaga yang tidak sempat santai.

Maka, luangkan waktu barang sejenak untuk berjalan kaki meski ditempat, mulai sekarang! Sebelum terlambat, karena kesehatan mahal harganya!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kisah

Berdandan dalam Duka

Anak tunggal Abu Thalhah sakit dan meninggal, ketika bapaknya tengah berjihad. Hancur hati sang istri, terlebih mengingat sebentar lagi Abu Thalhah pulang. Tapi ketika mendengar kepulangan pasukan suamunya, ia segera menyembunyikan kesedihannya, dia dandani jenazah si bocah cilik, menyelimutinya dan menempatkannya di atas dipan seolah sedang tidur. Dia sendiri lalu mandi, bersolek secantik-cantiknya, dan menyiapkan makan bagi sang suami. Tak lama kemudian Abu Thalhah datang.
“Bagaimana anak kita?” tanya Abu Thalhah setelah mengucap salam.
“Oh, dia sudah tenang dan tentram.” Jawab istrinya sambil mencium tangan suaminya, namun tak berani menatap pandangannya.
“Alhamdulillah,” kata Abu Thalhah melihat si buah hati terlelap.
Istri Abu Thalhah lalu mengantar suaminya mandi, setelah itu menemaninya makan. Kemudian mereka melepas rindu di ranjang dengan hangat dan puas.
Sambil beristirahat pelan-pelan istri Abu Thalhah berkata, “Suamiku, bila ada orang menitipkan sesuatu pada orang lain dan bermaksud mengambilnya lagi, pantaskah yang dititipi merasa keberatan?”
Abu Thalhah menjawab, “Jelas tidak boleh, yang dititipi tidak boleh menahan barang yang bukan haknya.”
“Benar suamiku,” kata istrinya lagi. “Begitu pun dengan sikap kita yang telah dititipi Allah seorang putra dan kini telah diambil kembali oleh-Nya.”
Abu Thalhah terperanjat. Ia menatap tajam istrinya. Raut duka itu telah mengatakan semuanya. Abu Thalhah tertunduk lesu. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Di masjid Abu Thalhah mengabarkan berita dukanya kepada Rasulullah dan para sahabat Nabi Muhammad menyatakan bela sungkawa, sambil memuji kesabaran dan kebesaran jiwa istri Abu Thalhah. Beliau lantas berdo’a, “Semoga Allah memberikan berkah-Nya kepada engkau dan istrimu dimalam indahmu.”
Sejarah mencatat, Abu Thalhah dan istrinya mendapat pengganti 9 anak laki-laki yang semuanya hafal Alqur’an. Mereka itulah yang populer sebagai “Asulalah” (Penghafal Qur’an bersaudara)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS